Mengenai Saya

Sabtu, 10 Januari 2015

SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM

 SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM (SPI)

1.         SPI adalah Suatu cabang ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan PI baik dari segi ide-ide, konsep, lembaga maupun oprasionalisasi sejak zaman nabi Muhammad hingga saat ini

2.       RUANG LINGKUP SPI (1) bermula sejak masa Nabi Rasulullah SAW sampai saat ini.adapun objek kajiannya :
ü  Tokoh PI  ,perjalanan dan upayanya
ü  Kendala-kendala PI
ü  Keterlibatan Pemerintah terhadap PI

3.        KEGUNAAN MEMPELAJARI SPI  (1) Mengetahui dan memahami pertumbuhan dan perkembangan pendidikan islam, sejak zaman lahirnya sampai masa sekarang ,guna memecahkan problematika PI pada masa kini  ; Memiliki sikap positif terhadap perubahan-perubahan dan pembaharuan-pembaharuan sistem  PI.  

4.       PERIODESASI SPI
1. masa hidupnya Nabi Muhammad SAW (571-632 M)
2. masa Khalifaur Rasyidin di Madinah ( 632-661 M)
3. masa kekuasaan Umawiyah di Damsyik (661-750 M)
4. masa kekuasaan Abbasiyah di Baghdad ( 750-1250)
5. masa dari jatuhnya kekuasaan Khalifah di Bagdad tahun 1250 M s/d sekarang
SPI Indonesia
1. Fase datangnya Islam di Indonesia
2. Berdirinya Kerajaan2 Islam
3. penjajahan belanda
4. penjajahan jepang
5. Indonesia Merdeka/Orde lama
6. Orde baru

5.       GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM MASA RASULULLAH
terbagi menjadi 2 periode yaitu makkah dan madinah :  Intinya pendidikan dan pengajaran yang diberikan Nabi selama di Makkah ialah pendidikan keagamaan dan akhlak (Aqidah). Sedangkan selama di Madinah ,Ajaran islam yang berkenaan dengan kehidupan masyarakat (Syariah) . Nabi Muhammad juga mempunyai kedudukan, bukan saja sebagai kepala agama, tetapi juga sebagai kepala Negara. 

6.        GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM MASA SAHABAT
Masa Khalifah Abu Bakar as-Shiddiq ; Pola pendidikan pada masa Abu Bakar masih seperti pada masa Nabi, baik dari segi materi maupun lembaga pendidikannya.lembaga Kuttab (lembaga belajar baca dan tulis) dibentuk .tenaga pendidik adalah para sahabat rasul terdekat.  
Masa Khalifah Umar bin Khattab ; Pelaksanaan pendidikan di masa Khalifah Umar bin Kattab lebih maju .  masjid sebagai pusat pendidikan ;  Para sahabat yang berpengaruh dan dekat dengan Rasulullah yang tidak diperbolehkan meninggalkan Madinah ; terbentuk   pusat-pusat pendidikan Islam dengan materi yang dikembangkan   .gaji para pendidik waktu itu diambilkan dari daerah yang ditaklukan dan dari baitulmal.
Masa Khalifah Usman bin Affan ; Pendidikan di masa ini hanya melanjutkan apa yang telah ada, namun hanya sedikit terjadi perubahan yang mewarnai pendidikan Islam. pada masa ini para sahabat memilih tempat yang mereka inginkan untuk memberikan pendidikan kepada masyarakat.pemerintah tidak mengangkat guru-guru, para pendidik  melaksanakan tugasnya hanya dengan mengharapkan keridhaan Allah.
Masa Khalifah Ali bin Abi Thalib ;  Dengan kericuhan politik pada masa Ali berkuasa, kegiatan pendidikan Islam mendapat hambatan dan gangguan. Pada saat itu ali tidak sempat lagi memikirkan masalah pendidikan sebab keseluruhan perhatiannya itu ditumpahkan pada masalah keamanan dan kedamaian bagi seluruh masyarakat Islam.

7.       GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM MASA MASA UMAYYAH
·         Masa khalifah Umar bin Abdul Aziz (9-10 H) : pembukuan Hadis,
·         Pengelolaan pendidikan dilakukan secara Desentralisasi , Para lulusan pada Umayyah di sebut sebagai “Tabi’in” cthnya : Hasan Al-Basri : ahli fikih dan tasawuf yang kuat hafalannya .
·         tanda berkembangnya pendidikan idlam dimasa itu :
Kelembagaan Pendidikan Pada Dinasti Umayyah
ü  Istana;  mengajarkan ilmu pengetahuan umum dan juga mengajarkan tentang kecerdasan jiwa, dan raga anak.
ü  Badiah; program “Arabisasi” oleh khalifah Abdul Malik ibn Marwan.Badiah artinya dusun badui di padang sahara yang didalam terdapat bahasa arab yang masih fasih murni sesuai kaidah bahasa arab.
ü  Perpustakaan; jantung sebuah lembaga pendidikan. tempat menyimpan buku juga untuk melakukan kegiatan belajar-mengajar.  Al-Hakam Ibn Nasir (350 H /961 M) misalnya mendirikan perpustakaan besar di Kordova.
ü  Al-Bimaristan ; rumah sakit  sekaligus tempat melakukan magang dan penelitian bagi calon dokter .  Khalid ibn Yazid memerintahkan para sarjana yunani yang ada di mesir untuk menerjemahkan buku kimia dan kedokteran ke dalam bahasa arab. Inilah kegiatan penerjemahan pertama dalam islam .  
Pendidik Pada Dinasti Umayyah
Istana ; Al-Muaddib (pendidik ilmu agama (Al-Qur’an, Al-Hadis, dan Fikih) yang terdiri dari para ulama , pendidik, ilmu bahasa dan sastra yang terdiri dari para ahli bahasa, para pendidik di bidang keterampilan). Badiah ; para ahli bahasa dan sastra.Perpustakaan ; para penulis buku dan penerjemah. Al-Bimaristan ; para dokter dan tenaga medis. 

8.       GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM MASA ABBASIYAH
·         Zaman Keemasan Islam
Lembaga-Lembaga Pendidikan Pada Masa Bani Abbasiyah
1)       Kuttab Sebagai Lembaga Pendidikan Dasar
2)      Pendidikan Rendah  di Istana ; Orang tua siswa memilih pelajaran untuk anak didiknya.  
3)      Toko-toko Buku
4)      Rumah Sakit
5)      Perpustakaan ; Baitul Hikmah di Baghdad didirikan khalifah Al-Rasyid
6)      Masjid ;  di lengkapi fasilitas untuk pendidikan, didukung  pemerintah.
7)      Rumah-Rumah Para Ulama’ (Ahli Ilmu Pengetahuan) ;    Ibnu Sina, Al-Gazali,  
8)      Madrasah ; Madrasah pertama ; al-Baehaqiyah di kota Naisabur.
Kemajuan Pendidikan Islam Pada Masa Bani Abbasiyah
puncak keemasan dan apa saja tanda kemajuan pendidikan islam masa
Kemajuan di bidang Ilmu Pengetahuan
a)       Agama : Masa ini melahirkan ulama-ulama besar dan karya-karya yang agung dalam berbagai bidang ilmu agama.
b)      Tafsir :   penafsiran secara sistematis, berangkai dan menyeluruh serta terpisah dari hadis. muncul aliran tafsirnya seperti Ahlussunah, Syiah, dan Mu’tazilah.Corak tafsir : Pertama, Tafsir Bi Al Ma’tsur, yaitu penafsiran al quran berdasarkan sanad dan periwayaatan Al Quran. Tokohnya adalah Al Subhi (w.127 H) Muqatil Bin Sulaiman (w.150 H) dan Muhammad Bin Ishaq. KeduaTafsir Bi Al Ro’yi, yaitu penafsiran berdasarkan ijtihad. Tokohnya adalah Abu Bakar Al Asham (w 240 H) dan Abu Muslim Al Asfahani (w. 322 H).
c)       Hadis ; Pengkodifikasian hadis sebelum masa Abbasiyah dilakukan tanpa mengadakan penyaringan,para ulama islam menyaring hadis-hadis Rasulullah agar diterima sebagai sumber hukum , dengan melakukan  kritik terhadap sanad hadis. Metode kritik inilah yang merupakan dasar munculnya kualitas hadis shahih, hasan, dhaif.Para ulama yang terkenal adalah Imam Bukhari, Abu Muslim al-Jajjaj, Ibnu Majjah, Abu Daud, al-Turmudzi, dan al-Nasai. Karya mereka dikenal dengan nama  Kutub As Sittah.
d)      Ilmu Kalam ; lahir karena dorongan untuk membela islam dengan pemikiran-pemikiran filsafat dari serangan orang kristen yahudi yang mempergunakan senjata filsafat, dan untuk memecahkan persoalan agama dengan kemampuan pikiran dan ilmu pengetahuan. Pada masa ini muncul ulama-ulama besar dibidang ilmu kalam, yaitu Abi Huzail Al Allaf Al Baqilani, Al Juwaini, Al Ghozali dan Al Maturidi.
e)      Ilmu Fikih ; Pada masa ini terdapat empat imam madzhab yang ulung ketika masa itu. Mereka adalah Imam Abu Hanifah, Imam Malik, Imam Syafi’i dan Imam Ahmad bin Hanbal.
Kemajuan Ilmu Umum
a)      Filsafat ; hasil integrasi antara islam dengan kebudayaan klasik Yunani yang terdapat di Mesir, Suria dan Persia, dan mulai berkembang pada masa Khalifah Harun Al Rasyid dan Al Ma’mun. Tokoh filosof muslim yang tekenal adalah Ya’kub bin Ishaq al Kindi.
b)      Kedokteran ;  mencapai puncak tertinggi dengan melahirkan dokter yang terkenal, yaitu Yuhannah bin Musawaih (w. 242 H). Pada masa ini telah banyak buku-buku kedokteran, karangan dalam bentuk ensiklopedi yang diterjemahkan dalam bahasa latin, dan sebagainya.
c)      Astronomi ;  Al Fazzari yang pertama kali menyusun Atrolaber (Alat yang dahulu dipakai sebagai pengukur tinggi bintang), Al Fargani yang telah mengarang ringkasan ilmu astronomi yang kemudian diterjemahkan kedalam bahasa latin.
d)      Ilmu Pasti / Matematika ; Ilmu ini dibawa oleh ilmuan india pada masa khalifah Mansur dalam buku Sindahind, dan diterjemahkan oleh al Fazzari, yang memperkenalkan sistim angka Arab dan angka nol yang kemudian dikembangkan lagi oleh Al Khawarizmi dan Habash yang memuat tabel angka-angka dan kemudian menyusun buku tentang berhitung dan aljabar. Karya yang terkenal adalah Hisab Aljabar wa Al Mukabalah.
e)      Geografi ; Pada masa Abbasiyah Perlawatan Kaum muslimin telah sampai ke India, Srilangka, Malaysia, Indonesia, Cina, dan lain lain. Dari perjalanan tersebut kaum muslimin berusaha melukiskan selengkapnya ihwal negeri-negeri yang dilihatnya sehingga melahirkan geografi islam ternama. Mereka adalah Ibn Khardazabah dengan karyanya al Masalik wa al Mamalik, ibn Al Haik dengan karyanya al Ikli, dan sebagainya.
Kemajuan di bidang Teknologi
Pada tahun 765 M  fakultas kedokteran pertama didirikan oleh Jurjis Ibnu Naubakht. Sekitar tahun 990 M Ibnu Firnas (Armen Firman) seorang ilmuwan dari Andalusia (Spanyol menciptakan sebuah alat terbang seperti sayap kelelawar . inilah yang menginspirasi Wright Bersaudara menciptakan pesawat terbang pada awal abad 19.

9.       GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM MASA TURKI USMANI
 Sultan Salim memerintahkan, supaya kitab-kitab diperpustakaan , ulama-ulama dan barang-barang yang berharga di Mesir dipindahkan ke Istanbul.  Mesir menjadi mundur dalam ilmu pengetahuan dan pusat pendidikan berpindah ke Istanbul, tempat kedudukan Sultan dan Khalifah. Sultan Salim wafat, lalu digantikan oleh anaknya Sultan Sulaiman Al-Qanuni (926-974 H. = 1520-1566 M). Pada masa Sultan Sulaiman itu kerajaan Utsmaniyah sampai kepuncak kebesaran dan kemajuan yang gilang gemilang dalam sejarahnya. Laut putih tengah, laut hitam, dan laut merah semua dalam kekuasaannya. Luas negaranya dari Makkah ke Budapes dan dari Baghdad ke Aljajair. Tetapi sesudah wafat Sultan Sulaiman kerajaan Utsmaniyah mulai mundur sedikit demi sedikit.
1.        Tingkat Rendah (S.R.) 5 tahun
2.       Tingkat Menengah (S.M.P.) 3 tahun
3.        Tingkat Menengah Atas (S.M.A.) 3 tahun
4.       Tingkat tinggi (Universitas) 4 tahun
Dikelas IV dan V S.R. diajarkan ilmu Agama jika mendapatkan izin dari orang tua murid. Begitu juga diajarkan agama dikelas III Sekolah Menengah (S.M.P.).
Ulama-ulama yang Termashur Pada Masa Utsmaniyah Turki
1.        Syeikh Hasan Ali Ahmad As-Syafi’I yang dimasyhurkan dengan Al-Madabighy,Jam’ul Jawami dan syarah Ajrumiyah (wafat tahun 1170 H. = 1756M.) pengarang hasiyah
2.       Ibnu Hajar Al-Haitsami (wafat tahun 975H. = 1567M.) pengarang Tuhfah.
3.        Syamsuddin Ramali (wafat tahun 1004H. = 1959H.) pengarang Nihayah.
4.       Muhammad bin Abdur Razak, Murtadla Al-Husainy Az-Zubaidy, pengarang syarah Al-Qamus, bernama Tajul Urus (wafat tahun 1205H. = 1790M.)
sebab-sebab banyaknya berdiri madrasah pada saat itu adalah sebagai berikut:
1.        Untuk mengambil hati rakyat
2.       Untuk mengharapkan pahala dan ampunan dari Tuhan.
3.        Untuk memelihara kehidupan anaknya.
4.       Untuk memperkuat aliran keagamaan bagi sultan atau pembesar .
Perpustakaan Pada Masa Utsmaniyah Turki
Utsmaniyah Turki, masa kemunduran pendidikan dan pengajaran Islam, perpustakaan sangat berkurang, hanya terdapat di Istambul dan sedikit di Mesir, Damsyik, Halab, dan Qudus. Jumlah perpustakaan kurang lebih 26 buah, 22 buah di Istambul dan 4 buah diluarnya. Jumlah kitab dalam perpustakaan itu kurang lebih 30.000 kitab.


10.    KAPAN PENDIDIKAN ISLAM MUNDUR, MENGAPA?
Gejala Kemunduran pendidikan Islam setelah abad 13 M yang ditandai dengan terus melemahnya pemikiran Islam sampai Abad 18 M dan serangan orang-orang Tartar dan Mongol pada masa pertengahan abad ke 13, titik awal kemunduran; Jatuhnya kota Baghdad di tangan Hulagu Khan pada tahun 1250 M. .Dengan membumihanguskan kota Baghdad berikut kekayaan intelektual yang ada didalamnya, maka berakhirlah kebesaran pemerintahan Islam masa lalu, baik dalam wilayah kekuasaan maupun intelektual dan krn stagnasi pemikiran umat Islam.Perpecahan, Perebutan kekuasaan dan pengaruh dalam keluarga Abbasiyah sendiri. • Gaya Hidup yang berlebihan oleh sebahagian khalifah bahkan diikuti oleh keluarga. • Kelemahan sebagahagian dari para khalifah. • Pada masa tertentu Khalifah hanya sebagai lambang. • Persaingan dan pertentangan antar unsur Arab, Persia dan Turki. • Perpecahan yang disebabkan perbedaan Mazhab
Faktor Extern hancurnya Baghdad : • Berkembangnya ajaran theologi Asy’ari dan tasawuf al Ghazali, yang mengajarkan tawakkal dan fatalisme. • Dominannya pengaruh turki di dunia Islam. • Serangan Mongol ke Baghdad • Perang Salib.

11.      BAGAIMANA PANDANGAN PARA AHLI MENGENAI TOKOH YANG DIANGGAP MEMBERIKAN PENGARUH TERHADAP KEMUNDURAN PENDIDIKAN ISLAM? Ibn al-Thiqthaqa (w. 1309 M), yang telah menyaksikan runtuhnya kekhalifahan Abbasiyah dan hancurnya Baghdad tahun 1258 M, menyatakan dalam kitabnya “Al-Fakhr fi al-Adab al-Sulthaniyyah” bahwa jatuhnya Baghdad disebabkan oleh gaya hidup khalifah al-Musta’shim. Ia menulis : “Khalifah terakhir Abbasiyah, al-Musta’shim, suka berfoya-foya dan berpesta-pesta. Majelisnya tidak pernah sepi dari kehidupan seperti itu. Para hulubalangnya juga serupa. Hanya rakyat yang sering mengingatkannya agar ia sadar. Rupanya kegagalan Mongol dalam menyerang Baghdad pada tahun 1245 M dan 1249 M telah membuat sang khalifah semakin lupa diri. Akibatnya pasukannya pun tidak terurus dan tidak terlatih.Dan yang paling ironis adalah pada saat Hulagu mengirim utusan kepada Badrudin Lu’lu’ (penguasa kerajaan Mosul saat itu) untuk meminta senjata guna menyerang Baghdad, justru khalifah Musta’shim pada saat yang sama mengirim surat kepada Badrudin untuk meminta wanita penghibur. Sehingga Badruddin berkata: “Menangislah kalian, tangisilah Islam dan umatnya.” Dan al-Musta’shim juga dikenal dengan kekikirannya. sehingga banyak dari pasukannya—yang tidak diberi gaji—melarikan diri dan bergabung dengan kerajaan Syam
12.     SIAPA TOKOH YANG DIANGGAP BERPENGARUH TERHADAP KEMUNDURAN PENDIDIKAN ISLAM? PENDAPAT MU?

13.     TULISLAH GAMBARAN MASUKNYA PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA POTRET SUMATERA DAN JAWA?
Islam untuk pertama kalinya telah masuk ke Indonesia pada abad ke-7 M, dan langsung dari Arab.,Daerah yang pertama kali didatangi oleh Islam adalah pesisir Sumatera, adapun kerajaan Islam yang pertama adalah di Pasai.
Di Jawa, Islam masuk melalui pesisir utara Pulau Jawa ditandai dengan ditemukannya makam Fatimah binti Maimun bin Hibatullah yang wafat pada tahun 475 Hijriah atau 1082 Masehi di Desa Leran, Kecamatan Manyar, Gresik.

14.     BAGAIMANA GAMBARAN PENDIDIKAN ISLAM DI SULAWESI?
  madrasah (sekolah agama) yang menggunakan sistem klasikal yang dilengkapi dengan bangku, meja, dan papan tulis,  ..Madrasah yang pertama didirikan adalah Madrasah Ibtidaiyah tahun 1926 dan Tsanawiyah dan  madrasah Muallimin.Setelah itu , berkembanglah madrasah diseluruh Sulawesi sampai ke Sangir Talaud dan Minahasa . Adapun daerah yang agak besar berdiri pula Madrasah Tsanawiyah dan Aliyah, seperti di Majene, Pare-pare, Bone, Singkang, Paloppo, Rappang, Makassar, Bonthain, Bulukumba, dan Sinjai. Kebanyakan madrasah di Sulawesi pada mulanya dipimpin oleh guru-gur agama dari Minangkabau dan Yogyakarta. Madrasah yang cukup terkenal di Sulawesi Selatan adalah madrasah Amiriyah Islamiyah di Bone. Mata pelajaran yang diberikan di madrasah ini meliputi pelajaran agama dan pelajaran umum. Tokoh yang cukup berpengaruh dalam mengembangkan pendidikan Islam di Sulawesi, antara laina dalah Syekh H. M. As’ad bin H. A. Rasyad Bugis. Madrasah yang didirikannya bernama Wajo Tarbiyah Islamiyah yang dikemudian hari berubah menjadi Madrasah As’adiyah.

15.     BAGAIMANA KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DIINDONESIA PADA MASA ORDE LAMA?
ü  Pendidikan Islam tidak hanya diajarkan di madrasah dan pesantren saja , melainkan sudah pula diajarkan disekolah umum yang didasarkan pada surat keputusan bersama antara Kementrian Agama dan Kementrian Pendidikan , Pengajaran dan Kebudayaan(PP&K).
ü  Keberadaan pendidikan agama pada sekolah umum didiskriminatifkan dan dianggap sebagai barang titipan , dan pihak penyelenggara sekolah umum menganggap pendidikan agama sebagai bukan tugasnya, dan terasa sebagai beban yang memberatkan.Akibat hal ini maka muncul gagasan dari pada elit politik penguasa untuk memasukkan urusan pendidikan agama yang selama ini ada di kementrian agama di serahkan pembinaan dan pengembangannya kepada kementrian PP & K.Namun upaya ini tidak berhasil dilaksanakan , dan sebagai jalan keluarnya maka tahun 1950 antara Kementrian Agama dan Kementrian PP & K membuat surat keputusan bersama mengenai hal diatas.
ü  Lahir lembaga pendidikan islam baru yang sebelumnya tidak ada seperti Pendidikan Guru Agama(PGA), Pendidikan Hakim Islam Negeri (PHIN). Madrasah Wajib Belajar (MWB), dan sebagainya.Kesempatan ini digunakan masyarakat muslim Indonesia untuk mendirikan lembaga-lembaga pendidikan islam, sehingga pada tahun 1945 madrasah berkembang menjadi 849 buah, dengan murid sebanyak 2.017 .
ü  Kebijakan pemerintah masa ini dalam bidang pendidikan islam secara umum sudah ada , namun, dalam batas minimal dan belum menggembirakan, karena (1) adanya perang mempertahankan kemerdekaan RI yang menguras tenaga , waktu, pikiran, harta benda dan nyawa;(2) adanya wilayah Indonesia yang belum terintegrasi sepenuhnya kepangkuan ibu pertiwi , seperti Irian Jaya; (3) adanya sebagian elite Muslim yang berseberangan dengan pemerintah menyebabkan terjadinya ketegangan dan konflik yang selanjutnya menghalangi perhatian pemerinta terhadap pendidikan islam.

16.     BAGAIMANA KEBIJAKAN PEMERINTAH TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DIINDONESIA PADA MASA ORDE BARU
ü  kebijakan tahun 1967 sebagai respons terhadap TAP MPRS No. XXVII tahun 1966 dengan melakukan formalisasi dan strukturisasi Madrasah. Dalam dekade 1970-an madrasah terus dikembangkan untuk memperkuat keberadaannya, namun kebijakan pemerintah terkesan berupaya untuk mengisolasi madrasah dari bagian sistem pendidikan nasional.  
ü  kebijakan berupa keputusan presiden nomor 34 tanggal 18  April tahun 1972 tentang tanggung jawab fungsional pendidikan dan latihan. Isi keputusan ini mencakup tiga hal :
1.     Menteri pendidikan dan kebudayaan bertugas dan bertanggung jawab atas pembinaan  pendidikan umum dan kebijakan
2.     Menteri tenaga kerja bertugas dan bertanggung jawab atas pembinaan dan latihan keahlian dan kejuruan tenaga kerja akan pegawai negeri
3.      Ketua lembaga Administrasi Negara bertugas dan bertanggung jawab atas pembinaan pendidikan dan latihan khusus untuk pegawai negri.
ü  kepres No 34 Tahun 1972 ini di pertegas oleh inpres No 15 tahun 1974 yang mengatur operasionalnya. Dalam TAP MPRS Nomor XVII Tahun 1966 dijelaskan “agama merupakan salah satu unsur mutlak dalam pencapaian tujuan nasional. Persoalan keagamaan dikelola oleh Departemen Agama, sedangkan madrasah dalam TAP MPRS Nomor 2 Tahun 1960 adalah lembaga pendidikan otonom di bawah bawah pengawasan Menteri Agama”. Dari ketentuan ini, Departemen Agama menyelenggarakan pendidikan madrasah tidak saja bersifat keagamaan dan umum, tetapi juga bersifat kejuruan.  
ü  keputusan presiden No. 34 Tahun 1972 dan impres 1974, penyelenggraan pendidikan dan kejuruan sepenuhnya berada di bawah tanggung jawab MENDIKBUD.

17.     BAGAIMANA AS’ADIYAH MEMBERI CORAK TERHADAP PENDIDIKAN ISLAM DI INDONESIA LHUSUSNYA DI SULAWESI SELATAN
mampu melakukan perubahan dan menggerakkan masyarakat ke arah yang lebih baik dan  Anregurutta As'ad adalah topanrita karena kemampuannya melakukan perubahan dalam masyarakat dengan adanya lembaga pendidikan As'adiyah. KH. Muhammad Yunus Maratang dianggap kharismatik. Karena kemampuannya  yang luar biasa mengembangkan As'adiyah dan membangun Mesjid Agung Ummul Qura' Sengkang disamping masjid Belawa. KH. Ambo Dalle dianggap kharismatik karena kemampuannya menggerakkan segala potensi yang dimiliki masyarakat, sehingga Darud Da'wah wal Irsyad (DDI) bisa berdiri dan berkembang hingga kini. KH. Daud Ismail juga termasuk topanrita karena kemampuannya mempertahankan independensi pribadinya terhadap berbagai kekuatan politik, serta ia mampu menggerakkan potensi yang ia miliki untuk tetap mempertahankan struktur syara' di Daerah Soppeng.Topanrita inilah yang memungkinkan ajaran-ajaran Ahlusunnah wal Jama'ah diterima dengan baik di kalangan masyarakat Bugis – Makassar, tanpa adanya benturan-benturan yang mengganggu tatanan dan keseimbangan dalam masyarakat.

18.     SIAPA TOKOH ISLAM YANG ANDA KAGUMI DI INDONESIA DAN KEMUKAKAN ALASANNYA.
K. H. Hasyim Asy’ari  karena karaya K.H. Hasyim Asy’ari yang sangat monumental yaitu kitab  Adab al-alim wal Muta'allim fi maa yahtaju Ilayh al-Muta'allim fi Ahwali Ta'alumihi wa maa Ta'limihi (Etika Pengajar dan Pelajar dalam Hal-hal yang Perlu Diperhatikan oleh Pelajar Selama Belajar) yang dicetak pertama kali pada tahun 1451 H. Kitab tersebu terdiri dari 8 bab, yaitu keutamaan ilmu serta keutamaan mengajar, etika yang harus diperhatikan dalam belajar mengajar, etika seorang murid terhadap guru, etika murid terhadap pelajaran, etika yang harus dipedomani oleh guru, etika guru ketika akan mengajar, etika guru terhadap murid-muridnya dan etika terhadap buku Kitab ini mencerminkan tentang perhatian besarnya terhadap pendidikan islam,beliau juga merupakan pendiri Nahdlatul Ulama, organisasi massa Islam yang terbesar di Indonesia. Di kalangan Nahdliyin dan ulama pesantren ia dijuluki dengan sebutan "Hadratus Syeikh" yang berarti maha guru..


Tidak ada komentar:

Posting Komentar